Pemrograman PHP

Belajar Bahasa Pemrograman PHP Bagian 7: Variabel

belajar bahasa pemrograman php

Sebawa.com – Di beberapa catatan saya sebelumnya tentang belajar bahasa pemrograman php, saya memberikan beberapa kali contoh kode php dengan variabel, tetapi di catatan sebelumnya tidak sempat membahas lebih dalam tentang variabel, maka di catatan ini saya akan membahas tentang cara penulisan variabel di pemrograman php.

Apa itu Variabel ?

Secara pengertian veriabel didalam pemrograman seperti yang dituliskan di wikipedia merupakan suatu lokasi penyimpanan pada memori komputer yang berisikan nilai atau informasi yang memiliki nilai yang tidak diketahui atau yang telah diketahui.


Jika kita buat definisi bebasnya adalah kode program yang dipergunakan untuk menampung nilai tertentu. Nilai yang terdapat atau tersimpan di variabel bisa di pindahkan ke database, bisa juga langsung ditampilkan kembali ke pengguna nya.

Nilai variabel sendiri bisa kita isi dengan informasi yang kita inginkan serta dapat dirubah nilainya saat kode program berjalan. Variabel memiliki nama untuk bisa mengakses nilai dari variabel tersebut. Untuk yang mengerti dan memiliki pengetahuan dasar pemrograman pasti anda sudah tidak asing dengan istilah ini.

Variabel didalam pemrograman php sama dengan variabel dalam bahasa pemrogrman yang lain yaitu digunakan untuk menampung niai inputan atau niai yang didefinisikan sendiri. Tetapi didalam pemrogrman php memiliki beberapa aturan tentang penggunaan dan penulisan variabel.

Bagaimana aturan penulisan variabel di php ?

Dalam penulisan variabel di php diawali dengan $

Di php sendiri penulisan php harus diawali dengan tanda dollar(dollar sign).



Setelah tanda dollar ($), variabel di php harus diikuti dengan menggunakan karater pertama berupa huruf atau underscore (_), selanjutnya untuk karakter kedua sampai seterusnya bisa menggunakan huruf, underscore ataupun angka. jika dilihat dari aturan tersebut variabel di php tidak bisa diawali dengan menggunakan angka.

Panjang variabel  minimal 1 karakter setelah tanda dollar ($).

<?php 
$a; 
$nama; 
$hobi; 
$_alamat_rumah;
 $SEBAWA_CONTENT; 
?>

contoh lainnya adalah sebagai berikut :

<?php 
$5etia; //variabel tidak boleh diawali dengan menggunakan angka 
$_selalu setia; //varibel tidak boleh mengandung spasi 
$nama*^; //variabel tidak boleh mengandung karakter khusus: * dan ^ 
?>

Variabel pada pemrograman php memiliki sifat case sensitif

Variabel didalam php membedakan huruf besar dan kecil, dengan begitu $sebawa tentu tidak sama dengan $Sebawa dan $SEBAWA, dari ketiga variabel tersebut dianggap variabel yang berbeda.

Maka dari itu agar terhindar dari kesalahan disarankan untuk menggunakan huruf kecil untuk nama variabel.


<?php
 $sebawa="Portal pembelajaran teknologi dan komputer"; 
echo $Sebawa // Notice: Undefined variable: Sebawa 
?>

 

kode diatas akan menampilkan error karena tidak menemukan variabel Sebawa.

Pemberian nilai pada variabel di php

Seperti halnya pemrograman yang lain, untuk pemberian nilai pada variabel, php sendiri menggunakan tanda sama dengan (=), operator ini dikenal dengan Assigment Operators. 

Perintah pemberian nilanya untuk sebuah variabel disebut assigment. Jika variabel belum pernah dipergunakan dan langsung diberikan nilai seringkali disebut dengan proses inisialisasi.

untuk lebih jelasnya contoh dibawah ini :

<?php 
$nama = "eriga"; 
$pesan = "saya mempelajari teknologi dan komputer di sebawa.com"; 
?>

Tidak memerlukan deklarasi

Jika dalam pemrograman yang lain seperti pemrograman dekstop misalnya Pasca, C, C++ dan juga Visual Basic, didalam pemrograman tersebut, variabel harus di deklarasikan dahulu sebelum dipergunakan.

Tetapi berbeda dengan php, variabel di php tidak memerlukan deklarasi dahulu. kita bisa dengan bebas membuat variabel baru ditengah-tengah kode dan langsung menggunakannya tanpa dideklasikan dulu.

Dalam php variabel tidak bertipe

Variabel dalam PHP itu termasuk Loosely Type Language yaitu merupakan jenis bahasa pemrograman yang memiliki variabel tidak terikat pada sebuah tipe tertentu.



Ini berbeda jika anda sudah mempelajari bahasa pemrograma dekstop misalnya Pascal atau C yang dimana dalam membuat sebuah variabel dengan tipe integer maka variabel tersebut hanya bisa menampung nilai angka dan tidak bisa mengisinya dengan huruf. di php setiap variabel bebas di isi dengan nilai apa saja, misalnya :


<?php $a = 13; // nilai variabel a berisi angka (integer) 
$a = "aku"; // nilai variabel a diubah menjadi kata (string) 
$a = 17.42; // nilai variabel a diubah menjadi desimal (float) 
?>

Variabel sistem php

Variabel sistem PHP (Predefined Variabels) merupakan beberapa variabel yang telah didefinisikan secara sistem, sebaiknya tidak membuat variabel dengan nama yang sama.

contoh variabel sistem dalam PHP :

$GLOBALS , $_SERVER , $_GET , $_POST , $_FILES , $_COOKIE , $_SESSION , $_REQUEST , $_ENV, $php_errormsg, $HTTP_RAW_POST_DATA, $http_response_header, $argc, $argv, $this.

Daftar tersebut diambil dari manual php http://www.php.net/reserved.variables, pada manual tersebut dijelaskan mungkin saja masih terdapat beberapa variabel sistem PHP selain daftar diatas, ini tergantung kepada jenis web server, versi php yang digunakan serta beberapa faktor lain. Tetapi kebanyakan variabel sistem menggunakan $_ yang awalnya nama variabel, tetapi tidak selalu seperti itu.

Bagaimana cara menampilkan variabel ?

untuk bisa menampilkan isi dari variabel bisa menggunakan perintah echo atau print misalnya dibawah ini :


<?php 
$a='Saya belajar di sebawa'; 
$b=dengan serius; 
print $a; 
echo $b; 
?>

 

Hasilnya kurang lebih akan seperti ini Saya belajar di sebawadengan serius, coba anda jalankan melalui browser. Dan jika diperhatikan hasinya tida ada spasi antara kedua variabel tersebut, itu karena saya tidak menyisipkan spasi untuk pemisah diantara keduanya.

sedikit tambahan, PHP memiliki keyword var untuk mendefinisikan variabel tetapi untuk PHP versi 4 kebawah, untuk php dengan versi 5 tidak membutuhkan keyword tersebut.

Variabel merupakan bagian penting bisa dibilang inti dari sebuah pemrograman. dengan variabel kita bisa memanipulasi data input agar menjadi nilai yang di inginkan. selain variabel di PHP untuk menampung nilai ada solusi lain yaitu dengan konstanta. Di lain kesempatan saya akan membahas tentang konstanta.





Article written by Eriga S Al-Mansur

Sebuah media belajar teknologi dan komputer yang sederhana dan dapat memberikan konten yang mudah dipahami dalam mempelajari teknologi dan komputer. "Selalu berbaktilah kepada orang tua mu".

This Post Has 2 Comments

  1. Riyan Reply

    terus update ya ane udah mempelajari dari bagian pertama nih sampe yang terbaru ini
    tapi sekarang ane ada tugas tugas nya membuat halaman login sederhana yang terhubung ke database my sql dan setelah ane browsing udah dapet referensi halaman login nya tapi malah muncul error “A session had already been started – ignoring session_start()” ane kagak ngerti session apaan, apa bisa bantu dan kasih ane solusi cara ngatasinya bagaimana ? mungkin di postingan selanjutnya bahas error kayak gini biar ane ngerti
    sukses selalu !

    • Eriga S Al-Mansur Reply

      wah terima kasih selalu mengikuti setiap postingan dari website ini, ini akan menjadi semangat buat saya untuk terus menulis, mengena permasalahan anda sepengalaman saya sih itu hanya pesan peringatan saja, memang kalo tidak dihilangkan akan mengganggu jalannya program
      insya allah di postingan berikutnya akan saya bahas tentang notice tersebut
      ditunggu saja ^_^

Tinggalkan Balasan

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss

%d blogger menyukai ini: