Sistem Operasi

Sistem Operasi Terdistribusi Part 1

Sebawa.com – Di jaman ini ketika teknologi berkembang sangat cepat dan pesat, dengan berbagai inovasi yang terjadi, sistem operasi bukan menjadi hal asing lagi, bahkan menjadi hal yang sangat familiar. Dari perkembangan tersebut maka berbanding lurus dengan bertambahnya angka permintaan terhadap suatu sistem untuk kinerja yang lebih baik ketika dioperasikan.

Berbagai pengembangan dilakukan dari berbagai sisi, baik itu dari sisi hardware maupun software. Dan jika membahas mengenai software, maka pengembang membuat sebuah sistem virtual dengan beberapa perangkat keras yang terhubung dalam jaringan dan sistem tersebut diatur oleh sebuah sistem operasi yang mengatur seluruh proses yang terjadi sehingga sangat memungkinkan proses berjalan dengan sangat cepat, dan sistem operasi inilah yang sering disebut dengan sistem operasi terdistribusi.




Sebenarnya, yang dimaksud dengan sistem operasi terdistribusi adalah implementasi dari sistem terdistribusi, dalam hal ini beberapa komputer dan prosesor terhubung ke suatu jaringan. Perangkat tersebut secara bersama- sama melakukan pekerjaan tertentu dengan tujuan untuk memberikan hasil yang lebih baik, terutama dalam hal file system, name space, waktu pengolahan, keamanan dan akses ke seluruh resource.

 

Sekilas, konsep sistem operasi terdistribusi ini hampir sama dengan sistem operasi jaringan, padahal kedua sitem operasi tersebut merupakan sistem operasi yang sangat berbeda. Perbedaanya terletak pada :

  1. Sistem operasi terdistribusi, sejatinya merupakan sistem operasi yang berjalan pada beberapa mesin yang tidak melakuka sharing memori, melainkan nampak seperti komputer single. Dengan menggunakan sistem operasi ini, pengguna tida perlu memikirkan keberadaan perangkat keras yang ada, contohnya prosesor dan contoh dari sitem ini salah satunya adalah Amoeba.
  2. Sedangkan sistem operasi jaringan memiliki ciri ciri sebagai berikut :
  • Masing masing komputer memiliki sistem operasi tersendiri
  • Masing masing PC memiliki sistem file tersendiri termasuk lokasi penyimpanan data
  • Sistem operasi dari masing masing komputer yang terhubung bervariasi
  • User memikirkan keberadaan komputer lainnya yang terhubung dalam jaringan yag sama dan harus mengakses dengan menggunakan remote login atau yang biasa disebut dengan telnet
  • File sistem dapat digunakan dengan memiliki dukungan NFS

Dan beberapa sistem operasi jaringan sebagai contoh adalah Linux Server dan UNIX.

Setelah mengetahui perbedaannya, sistem operasi terdistribusi pun memiliki manfaat yang sangatlah banyak dalam dunia komputasi yang tentunya sangat menguntungkan para penggunanya. Berikut ini adalah manfaat dari sistem operasi terdistribusi :

  1. Shared resource

Tak diragukan lagi jika perangkat yang beredar sekarang merupakan perangkat yang memiliki kemampuan yang sangat cepat dalam proses komputasi atau mengakses data. Dan manusia selalu menginkan yang lebih cepat lagi, sehingga jika terjadi keterbatasan hardware, maka kecepatan yang diinginkan oleh pemakai dapat diatasi dengan cara menggabungkan perangkat yang tersedia dengan sistem DOS (ditributed operating system).

  1. Manfaat komputasi

Sistem operasi terdistribusi memiliki manfaat lain yaitu mampu berjalan paralel dan dalam proses komputasi ini dipecah menjadi banyak titik yang tidak meutup kemungkinan berupa komputer pribadi, prosesor tersendiri atau prosesor lain. Sistem operasi ini bekerja dengan sangat baik terutama dalam memecah  komputasi dan mengambik kembali titik titik cluster untuk menampilkan hasilnya.

  1. Reliabilitas

Sistem operasi terdistribusi sangat memiliki realibilitas yang tinggi. Dalam proses ini, cara kerja yang terjadi tentu hampir mirip dengan personal computer, hanya saja perbedaanya terletak jika terdapat node yang mati maka akan terjadi proses halt node sehingga dapat membuat proses komputasi mudah dialihkan.

  1. Komunikasi

Dalam hal komunikasi pun, sistem operasi terdistribusi beroprasi dalam suatau jaringan dan melayani koneksi jaringan, sehingga hal ini ddapat digunakan sebagai proses networking yang membuat user dapat bertukar data atau berkomunikasi antar titik dengan WAN atau LAN.

Pembahasan dilanjutkan ke Sistem Operasi Terdistribusi Part 2


Article written by dianti rahayu

i am free

Tinggalkan Balasan

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss

%d blogger menyukai ini: